Sumber http://uin-suka.ac.id/id/berita/detail/1125/dosen-ilmu-perpustakaan-dan-informasi-uin-sunan-kalijaga-menjadi-pembicara-tamu-di-collnet-2015-di-delhi-india
Sumber http://uin-suka.ac.id/id/berita/detail/1125/dosen-ilmu-perpustakaan-dan-informasi-uin-sunan-kalijaga-menjadi-pembicara-tamu-di-collnet-2015-di-delhi-india
DIANGGAP SEPELE!
Apakah kita sebagai putra/putri
Indonesia harus tinggal diam ketika melihat kehidupan saudara kita di sana
dilanda kekeringan dan dehidrasi yang mendewa? Tentu tidak! Betapa mirisnya
hati ini melihat anak-anak kecil menangis teriak meminta air untuk minum,
melihat bapak tua mengelap peluh keringat-keringat mereka dan lansia renta
menampung air hujan. Padahal, meminum air sangat besar manfaatnya untuk kehidupan
seseorang didunia ini. Bisa dibayangkan jika ada orang yang mengidap berbagai
macam penyakit akibat kekurangan air, bahkan tak jarang berujung pada kematian.
JURANG KELAM
UIN SUNAN KALIJAGA MASUK REKOR MURI SEBAGAI PERPUSTAKAAN PERTAMA YANG MENGGUNAKAN TEKNOLOGI RFID
Penghargaan Rekor MURI diserahkan oleh wakil dari Direktur Muri (Dr. Jayasuprana) yakni Ari Indriani kepada Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. H. Musa Asy’ari
Haruskah Aku Diam ?
DIAM dalam kegelapan
DIAM tak bersuara
DIAM berujungbisu
DIAM tak berhenti mengeluh
DIAM dalam tatapan senja
DIAM kala mentari meredup
DIAM di bawah langit kelam
DIAM terpaku kesedihan
DIAM ironis luka pedih
DIAM berhenti bernyanyi
DIAM di sudut ruang
DIAM di atas panggung
DIAM bernada pilu
DIAM saat berbincang
DIAM terketuk batin
DIAM mmeratapi nasib
DIAM tak lagi berceloteh
DIAM di depan layar
DIAM malu dalam segala hal
DIAM bernada DIAM
DIAM dalam DIAM
DIAM saat DIAM
L A N G I T ^_^
Saat langit tahu makna kesenangan
Pastilah ia tidak akan menangis dalam sepinya
Mungkin, air mata tak akan pernah jatuh ke muka bumi
Membasahi pedagang yang tengah berjualan
Membasahi seragam anak-anak ke sekolah
Tpi di lain sisi
Air mata sepi dari langit
Membawa berita gembira pada negeri Etiopia
Membutuhkan air sebab dilanda kekeringan panjang
Langit tak bersuara
Ekspresi cuaca yang ditorehkan
Jika ia bersedih, planetlah tempat ia bersandar
Jika ia senang, pastilah insan ia sayangi
Bagiku, langit tak pernah menangis
Ia selalu berbagi atas kehendak Tuhan
Berbagi untuk bersama
Dalam satu kasih
Penuh cinta dan melodi tembang
Seperti yang dicitakan bocah pinggir jalan
Percayalah langit akan selalu menggores senyuman untuk seluruh umat
Dan takkan pernah menyendiri di awan kelam
HIDUP ?
Hari cerah adalah impian setiap
Pelangi adalah warna-warna terang
Penuh makna dalam berdikari
Dan tenang menyikapi
Hari kemenangan adalah cita-cita yang tlah dijunjung tinggi
Membuka semangat baru untuk para bocah
Menenteng tas slempang di bahu kiri
Bergandeng tangan ke sekolah
Hari Minggu adalah ketenangan bagi setiap mahasiswa
Bebas dari tugas
Beban sejenak terlepas
Pikiran lempang melayang
Inilah HIDUP !!
Selalu dikagumi rakyat
Disenangi para koruptor
Tanpa melihat khalayak umum di sekeliling
Hidup itu indah bagi para cilik
Bisa bermain kelereng
Menari dengan bayangan di bawah terik matahari
Tak beralas kaki
Ia bercoeloteh
HIDUP ADALAH MASALAH !!
JIKA KAMU TIDAK INGIN BERMASALAH, MAKA JANGAN HIDUP !!!
Saling tertawa
Bergelitik lantang
Aku rindu saat itu
Saat masih dalam pangkuan ayunan








