Total Tayangan Halaman

Fathayaa-Dongker. Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

My favo place !

My favo place !

Translate

Entri Populer

kawan-kawan :)

RSS

Dengki Terbang Lewat Jendela

Di sudut ruang terpaku aku akan takdir
Mengulang kembali tragedi batin siang tadi
Ah, sesalku tiada arti

Hatiku terasuki bisikan nafsu
Nafsu keji diterpa amarah ganas
Tak bersabar menanam pedih
Terungkap sudah dengki dalam netapa
Bukanlah ia yang berdosa
Bukanlah ia yang bersalah
Tapi aku berdusta
Membohongi hati kecil dalam kotak
Terlalu meluapkan rasa benciku padanya
Rasanya bedebah !!!
Aiihh !!
Aku sungguh hina, kawan
Menatap wajahnya adalah siksa
Namun apa hendak dikata
Otakku tak sama dengan otaknya
Tatapan matanya tegas
Langkahnya tegap
Sekali lagi kukatakan
Ia tak berdosa
Ia tak tahu tentang keirianku
Tapi di sudut ruang
Telah kubuang dengki ku lewat jendela

Biarlah jendela memberikannya kepada angin
Dan izinkanlah angin menerbangkan kedengkianku
Salam kawan yang di ujung sana
bukan maksudku untuk mengajakmu perang
Ini masihlah permulaan
Marilah kita berteman
Saling merangkul untuk masa depan
Bertukar cerita
Melukis senyum bersama
Dan menaburkan sejuta kata manis untuk perjuangan kita

#salam untuk kerabat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PUISI CINTA yang PERGI.



Semula aku tidak tahu apa itu cinta
Semenjak dua tahun ku mengenal dia
Ku mulai di ajari cinta olehnya
Aku selalu bersyukur
Aku selalu kagum
Jemari takdir sangatlah adil
Mempertemukan aku di jalan ini dengan dia

Bukan cinta biasa yang diajarkan
Cinta luar biasa di uraikan dia
Cinta abadi di hantarkannya
Semenanjung cinta seolah berkata
Inilah cinta yang nyata
Cinta yang benar-benar nyata

Saat kami telah nyaman bersandaran bahu
Rantai takdir mulai mengatur cerita lain
Kata perpisahan di kirim
Namun tidak semudah itu..
Berita langit pun datang membantu
Aku dan dia diberi asa tuk berjalan di tanah sama
Berjuang bersama meraih cinta luar biasa
Tapi, jahat..
Tanah itu melempar ku jauh darinya
Tanah itu tak mengizinkan aku menapaki dia bersama
Tanah itu adalah tanah yogya.

Seolah tahu tanah Banda aceh memanggilku untuk berpisah darinya
Ku coba meronta namun hanyalah angan semata

Surat perpisahan sudah datang
Dia akan terbang ke negeri seberang meraih cinta itu
Aku akan tetap di tanah kelahiran ini
Kan ku coba meraihnya pula
Kapas putih dan sehelai kain sutra merah di berikan untukku
Agar rasa pilu itu hilang dan terbang menjadi buih lautan


Kini dia telah berjalan di tanah orang itu
Aku juga mulai menggapai asa
Ku harap tahun depan jemari takdir mempertemukan kita
Meniup angin dan menerbangkan merpati tuk selalu membawa kabar berita
Terima kasih FATHA
Kau telah mengejariku cinta luar biasa cinta kepada sang Pencipta
Meskibelum sepenuhnya ku gapai.

TIRA with FATHAYA 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SEBATANG LILIN

Termenung daku dalam sepinya malam
Teringat kisah kala remaja
Ukiran kenangan banyak terjalin
Persahabatan, suka, duka, dan cinta terlukis
Ternyata, singkat waktu yang tertoreh
Menatap wajahmu lekat dalam hitungan detik
Melirik kilauan matamu membuatku tenang
Menyapa senyum adalah kenangan
Hari esok, ntah apa yang akan kulakukan
Berjuta kalimat resah kian menghujam batin
Pisau pun tajam menikan dan menusuk jiwa
Rasa pilu kian menguasai labuhan hati
Bagai lilin yang tak berapi
Tak ada penerangan dari cahaya api
Hanya sebatang tertancap tegak
Terlihat pucat tak segembira dulu
Aku pun begitu
Kala rindu datang menyerang otakku
Tak ada ucapan lirih yang tersirat dari bibir
Berapa lama akau akan bersabar
Menunggu senyuman itu kembali menyapaku
Mungkin Tuhan menyuruhku untuk bersabar
Menanti api yang akan menerangi lilin pilu
Resah pasti akan hilang lenyap dimakan api
Lalu, apakah api akan selalu ada untuk sebatang lilin ?
Apakah api merindukan sebatang lilin ?
Aku diam
Kembali merenungi cerita akhir pertemuan
Bagiku pertemuan terakhir bukanlah hal yang menyedihkan
Tapi, ini adalah awal dari hidup yang menyenangkan
Percayalah, api tak ganas kala bertemu lilin
Namun, api akan bercahaya menerangi lilin yang sepi


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SEDERHANA (^_^)

Assalamu'alaikum wr.wb.

tak terasa ya malam sudah kian larut. ah tak masalah lah, yang penting happy :D (ngomong opo!)
kawan..ternyata hidup sederhana itu indah. Indah bangeeett, (lebay :D)
aku punya kisah. yaaa kisah itu merupakan proses data yang kuperoleh dari kerja empirikku, ini bernilai abstrak namun saling terikat dengan rohani. Dari kisah ini juga kita bisa sama-sama membangun "ontologi" yaitu pondasi, "epistemologi" sebagai dinding rumah, dan "aksiologi" sebagai atapnya. (waw, akibat depresi dengan filsafat, wkwkw ngefek banget :D) udahlah ngawurnya :D
suatu hari, aku melihat mahasiswa dan mahasiswi datang menuntut ilmu ke kampus. Aku yakin pasti sudut pandangku sama dengan sudut pandang mereka yang berstatus sama denganku. Coba bayangkan, bagaimana tanggapan saudara jika melihat orang yang kumuh, dekil, item, cupu, dan lainnya ? apakah saudaa akan berfikir bahwa mereka itu berasal dari kampung, bodoh, buta huruf, atau hal buruk lainnya ? (semoga saja kita semua tidak seperti itu ya, aamiiinn :)) nah, di sini saya ingin mengungkapkan fakta yang sebernarnya telah ditutupi dalam-dalam oleh mereka.
Aku mencoba untuk mengajak berdialog singkat dengan seorang mahasiswi di kampusku. "assalamu'alaikum mbak, kenalin aku fathaya." Diam namun pasti beliau menjawab, "wa'alaikum salam, namaku (bla bla bla)." mengajak bersalaman. Dialog terus terlontarkan dengan sendirinya dan ku selipkan pertanyaan, "di sini udah semester berapa mbak studinya?" tanyaku polos. "Alhamdulillah ini sedang nyusun skripsi S2." beliau melontarkan senyum. Aku terkejut, dan dengan dengan antusiasnya aku menjawab, "waw". Aku masih bertanya-tanya dalam diri tentang prestasi yang tengah disanding sekarang ini. Dan setelah panjang lebar kami bercerita, aku mendapatkan satu kunci yang kemudian bisa dijabarkan menjadi kunci-kunci yang lain. Jujur, dilihat dari keadaan fisik, beliau bisa dikatakan orang yang sangat, amat, sangat, sangat sederhana. Tidak memikirkan penampilannya, asalkan rapi dan bersih "it's oke" baginya. Dari cara beliau berbicara juga dapat dikatakan "appaluse" untuknya. saat berbicara saja sederhananya beliau sangat tampak. Dan hal dalam tindakan pun.
inilah yang dapt dikatakan sebagai "ontologi, epistemologi, dan aksilogi". Sederhana adalah pondasinya, sehingga dapat membangun dinding-dinding rumah yang terjaga dalam kesederhanaan, dan ditutup oleh pelengkapan atap untuk melindungi kesederhanaan. Tak perlu beria dalam panampilan, karena tidak dipertanyakan di akhirat. Biasanya orang yang mengerti arti kehidupan, pasti cenderung memilih hidup sederhana. Loh, mengapa demikian ? Karena hidup sederhana merupakan salah satu sikap untuk menghindari yang namanya "boros", "mubazir". Pasti saudara bisa membayangkan sendiri. Apa contoh kongkret dari sedehana. Hmm, ya tentunya sesuai dengan ajaran Al-Qur'an ean sunnah Rasulullah.

nah kawan, kesimpulannya adalah "Tuntutlah ilmu, bersikaplah sopan namun sederhana, itu adalah ciri orang yang bersyukur. Jangan pernah menilai orang dari luarnya saja, namun lihatlah dari ketulusan hatinya, kesederhanaanya, kesantunannya." Begitulah cara orang memandang dengan mata batiniyah, bukan dengan mata lahiriyah.

Semoga bermanfaat dan jika ada kesalahan mohon dimaafkan.
Kebenaran datangnnya dari Allah, dan kesalahan datangnya dari saya sendiri.
#loh, ini si fathaya ceramah aau gek ngopo sih? hahaha :D ketawa sendiri)

selamat menikmati istirahat malam.
dan..
Wassalamu'alaikum wr.wb

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CERITAKU ^_^

Assalamu'alaikum akhwat dan ikhwan yang diridhoi ALLAH ^_^
semoga saja kita senantiasa selalu dilimpahkan rahmat dan hidayahNYA setiap kita bernafas, aaamiiinn :)

hmm, mungkin hari ini ada sedikit cerita yang mau aku tuturkan, (ciiiyeeee, rahasia banget ni kayaknya, wkwkwk :D)
ya enggak lah, cuma lagi iseng aja, toh sedang kepikiran makalah tasawuf, xixixixixi (oops :D)

haayyuuuk kita berpetualang..


1..
    2...
      3....


Hari ini tu bisa di bilang sebagai hari yang sangat bahagia dalam hidupku. tapi, jugak agak rada-rada sedih juga. senangnya yah karena tadi di kelas bahasa arab, aku dapat banyak ilmu tentang dunia kepenulisan. ni aku kenalkan temanku yang pinter buuaangget dalam bidangnulis, nama beliau mbak UZI, xixixi (peace mbak...damai-damai aja, huahahaha :D :D)
ternyata ketika kita nulis tidak tergantung dengan "mood". yah, nggak harus dengan goodmood aja kita bisa apresiasikan kreasi kita. Contohnya, ketika kita sedang senang, sedih, marah, pokoknya dalam suasana apapun kita tetap bisa untuk melimpahkan banyak kata. jadinya pasti suatu karangan atau cerita pasti bakal unik. Soalnya banyak suasana hati kita sih yang terlimpah di kertas. Suara hati pasti lambat laun akan terikut juga. (ceeeiiilaaaa, kayak lagunya NOAH band aja ni "suara hati hati ini memanggil namamu...., wkwkwkwkwk modus :D)
yang intinya aku senang buaangget, alhamdulillah Ya ALLAH ^_^

tapi yang sedihnya ini ni..
tadi subuh ibu kos ku meninggal dunia, innalillahi wa innailaihi raji'un :(
jujur aku sedih banget. Padahal aku udah deket banget dengan beliau. Beliau itu bisa dikatakan ibuku di sini. huhuhuhu :( semoga beliau di terima di sisi ALLAH, aaammiiinn :(

nah, hal lain yang aku sangat, amat inginkan..
kapan aku bisa kembali melihat wajah ibu, ayah, dan adek-adekku ? :(
aku kangen ACEH, huaaaa :(
tanah rencoonnggg, aku akan kembali dengan toga keberhasilanku (ciiyyeeeee, lebay ah akunya, haha :D)
tapi jujur, aku kangen banget dengan ACEH dan teman-temanku. Semoga kelak aku bisa balik ke sana dengan menyandang sarjana, aaamiiin ^_^


sudah sekian cerita dariku, terimakasih udah nyimak, haha :D
semoga kita selalu dalam lindungan ALLAH, aamiiinn :)


wassalamu'alaikum wr.wb

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Assalamu'alaikum akhwat dan ikhwan yang baik hatinya ^_^

cuaca memang tidak menentu ya. Kadang kala mendung, eh malah nggak hujan, hihi (^_^). terkadang juga panas, tapi tetap fresh kok. ohiya, aku punya cerita ni, tapi tolong dirasiakan ya, wkwkwkw :D :D

cekidooooottt !!!

Siang itu tepatnya di hari rabu, aku pulang dari kampus. nah, untuk menuju gerbang belakang kampus, aku harus lewati ATM. Aku sempat syok berat, yah setengah kagetlah (xixix :D), tapi hati kecilku iba banget lihatnya #sambil ngelap keringat, haha :D. tau nggak ? Di depan pintu gerbang kecil itu ada ibu setengah baya yang (maaf) beliau meminta-minta. Padahal kalau dilihat secara fisik beliau masih sangat sanggup untuk bekerja ataupun melakukan hal-hal lainnya. Yah, karena aku ngerasa kasihan, aku memberikan beberap recehan untuknya. Ah tak masalah, yang penting kan "tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah" berarti memberi lebih baik daripada meminta, iya toh ? (ah modus :D)
tapi sobat, ada hal lainnya yang menggetarkan batinku. di sudut jalan tepatnya di depan gerbang yang pintunya gedek, ada seorang bapak tua renta yang fisiknya tidak memungkinkan untuk bekerja lagi. Aku sangat sedih, benar-benar iba melihat beliau. Dengan sabarnya beliau duduk di atas kerikil-kerikil kecil, tak beralas, tanpa sendal, dan panas matahari menyengat tubuhnya. Beliau pasti sangat mengharapkan kasih sayang dari setiap orang yang melewatinya. Dengan gejolak hati, kudekati bapak itu, dan menatap wajahnya lekat. Di sini baru aku tersadar, ternyata kita semua maih diberikan kehidupan yang serba mencukupi, mulai dari kelengkapan anggota tubuh, pakaian yang bersih, makanan bergizi, dan hal lainnya yang lebih layak. Dalam hati, semoga beliau selalu di berikan kekuatan oleh ilahi rabbi. Dan semoga beliau senantiasa juga dapat selalu bersyukur menikmati hidup meski dalam hal kekurangan.
Taukah sobat, beliau tidak mengeluh sedikit pun demi mendapatkan sesuap nasi. Dan seandainya beliau memiliki anggota tubuh yang lengkap, pastilah akan berusaha mencari pekerjaan lain tanpa harus meminta. Mari kita do'akan agar hati beliau selalu dapat bersyukur atas nikmat yang telah ALLAH berikan untuknya. Aamiiinn :)


Nah, mungkin teman-teman bisa berfikir lebih bijak dari ceritaku di atas. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Hayuuukk sama-sama kita berlomba dalam hal kebaikan. Ingat loh denga firman ALLAH, ingat-ingat ting ;) hahaha :D

salam ukhuwah ^_^
wassalamu'alaikum wr.wb.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harapan Secangkir Kopi

Hangatnya Secangkir Kopi

selamat pagi KASIH
selamat pagi untuk secangkir kopi menemani

mengepul asap di udara
tercium wangi aroma arabica
menarik jiwa mendekati
secangkir kopi manis di atas meja
melambai indah aluran melodi
tembang bersemi menjeukkan hati
dalam diam qalbu menari
meresapi hangatnya secangkir kopi
dalam tenang kusemaikan syair puisi
kuciptakan untukmu bunda
kudendangkan untukmu ayah
dengarkanlah...
meskipun pulau membatasi jarak
bayangku ada di sana
di tanah rencong tempat darahku mengalir
bukan di tanah sultan terjejaki nasib
ayah, aku kini bukan lagi gadis kecil yang rewel
bunda, aku kini bukan lagi bocah lugu yang dekil
lihatlah nanti ketika ku kembali ke tanah rencong
membawa perubahan murni dariku
takkan ada lagi tanah bersimbah perih
tapi, aku bukan halilintar
yang mengejutkan hal buruk untuk kaum
aku adalah pelangi
yang memberikan warna hidup untuk rakyat
ayah, bunda...
lewat secangkir kopi kuukir nama kalian di hati
tetaplah terus tersenyum
menanti toga keberhasilanku
kan kusematkan janji itu
janji sehangat secangkir kopi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS